jenis mainan dan usia anak

Standard

Memilih mainan buat si kecil ternyata gampang-gampang susah, apalagi yang beredar di pasaran jenisnya macam-macam. Untuk itu diperlukan sikap hati hati dan bijaksana. Pertanyaannya kemudian jenis mainan macam apa yang cocok untuk usia tertentu??

Untuk memilih mainan yang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak secara garis besar dibagi menjadi 3:

1. Mainan untuk tahap sensorik motorik (0-2 th)

Pada tahap ini anak sudah bisa menikmati gerakan demi gerakan, dalam taraf belajar menguasai dan mengkoordinasikan ketrampilan motorik halus dan motorik kasar. Dalam bermain anak mulai mempraktekan dan mengendalikan gerakanya serta menggali pengalaman dengan penglihatan, suara, sentuhan (tahap bermain penguasaan/mastery play).

Jadi sejak usia 2-3 bulan ketika anak sudah mulai bisa diajak berkomunikasi atau bereaksi terhadap keadaan sekitarnya (ex:gerakan tangan atau permainan mimik sang ibu) maka anak sudah bisa diberi mainan.

Pada tahap ini mainan sebaiknya yang tahan banting, tidak mudah tertelan, mengandung unsur warna tapi tidak beracun, bisa di gigit-gigit, di banting, di putar2x atau di pukul2x.
2013-05-29 13.12.13

selain itu, mainan yang bisa mengembangkan sensorik, merangsang gerakan dan konsentrasi mata serta belajar menggapai dan mengenalkan warna juga cocok untuk anak usia di bawah 1 tahun. contohnya : mainan yang digantung di boks dengan berbagai warna.

Kemudian, Mainan yang bisa membantu perkembangan motorik halus dan kasar, mainan yang bisa membuat anak menggerakkan seluruh anggota badan. contohnya: bola atau pazel sederhana.
puzzle hewan

Selepas ini perkembangan anak tidak berhenti sampai disini, maka perlu diperkaya lagi sesuai dengan perkembangan kemapuan motoriknya tersebut misalnya dengan sepeda roda tiga, menyusun kubus etc.
menara balok

2. Mainan tahap pra operasional (2-7th)

Pada tahap ini anak sudah menggunakan simbol dan bermain mempelajari bahasa dan belajar membuat sesuatu, contohnya: Anak usia 3th,lebih suka bermain dalam kelompok kecil dan mempelajari kehidupan dengan permainan berpura-pura (make belive play) anak juga mulai dapat mengucapkan kalimat sederhana tentang sesuatu yang dilihatnya dalam gambar dan bertanya jawab oleh karena itu diperlukan orang tua yang mau bercerita pada anak soal apa saja yang di lihat di dengar bahkan yang dirusaknya.

selain itu pada tahap ini anak mulai mempraktekan beberapa ketrampilan barunya seperti menamai, mencocokan, menebak, atau membandingkan.
wpid-IMG-20130727-WA0012.jpg

Anak juga menyukai aktifitas fisik, bergerak kesana-kemari untuk mengembangkan motorik kasar dan halus seperti belajar masuk, keluar, naik turun.

Anak mulai memerlukan materi kreatif maka diperlukannya alat-alat bermain yang bersifat edukatif contoh: Untuk mengenalkan pada alam bisa dengan: kaca pembesar, air, pasir, tempat makan burung, berbagai daun dan bunga dan mainan yang berasal dari alam.

Untuk mengenal penjumlahan bisa dengan: papan dengan kartu nomor, wadah dengan berbagai bentuk dan ukuran, benda-benda kecil untuk di hitung, atau kertas/gambar bertuliskan angka.
puzzle angka

Untuk mengenalkan panca indera bisa dengan : mainan yang berbau, bisa dicium, bisa juga dari makanan yang memiliki aneka rasa(manis, asam , asin), kotak berlubang untuk meraba benda di dalamnya.
kotak pas sortasi

3. Mainan untuk tahap operasional (7tn > )

Pada tahap ini diperlukan mainan yang yang menumbuhkan atau mengembangkan kretifitas dan sosialisasi anak, untuk itu bisa diberikan mainan yang sifatnya manipulatif seperti :
Mainan seni : lilin (was), kertas yang disertai lem (kolase=menempel), cat air, cat tangan dan lainnya
Seni musik : instrument musik bikinan sendiri,

Agar kreatifitas anak tumbuh dan berkembang harus pula diciptakan pola bermain dalam satu kesatuan dengan keluarga yaitu bisa dengan mengajak anak2x secara bersama-samaa bermain yang melibatkan proses kreatif (contoh : membuat kue, berkebun dan lainnya). Mainan yang melatih proses bersosialisasi seperti dakon (congklak), lempatan, kelereng, bentik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s