Pentingnya mainan untuk anak

Standard

Secara kasat mata, kita para orang tua dulunya berpikir bahwa anak tidaklah penting untuk dibelikan mainan. Alasan yang timbul pun beragam, mulai dari mahalnya harga mainan atau kita para orang tua tidak menganggap mainan dapat membantu pertumbuhannya.

Namun, pikiran konvensional seperti itu terpatahkan dengan munculnya pengetahuan yang berdasarkan riset bahwa mainan itu ternyata penting untuk tumbuh kembang buah hati. Memang tidak semua mainan yang dimaksudkan disini.

Riset lebih memfokuskan pada efek yang diberikan manan edukasi terhadap anak. Sebagai orang awampun sebenarnya kita bisa melihat sekeliling bahwa anak yang terbiasa diberikan mainan edukatif akan berbeda dalam hal menjaga emosi, memahami petunjuk dan menerima pengetahuan dari pada anak yang belum pernah atau jarang memainkan mainan edukasi.

Berikut beberapa manfaat mainan(mainan  edukasi  pada khususnya) dalam perkembangan anak :

1. Melatih perkembangan fisik.

Mainan merupakan barang yang sangat bagus digunakan untuk merangsang anak. Merangsang untuk merangkak, merangsang untuk jalan bahkan berlari. Kesukaan anak terhadap mainan akan melatihnya menggunakan fisiknya untuk mencapai mainan yang diberikan.

2.  Melatih perkembangan motorik kasar dan motorik halus.

Motorik kasar biasanya berhubungan dengan menggerakkan otot-otot anak. kegiatan melempar, menangkap, mengejar, berlari adalah beberapa contoh dari gerakan motorik kasar. Sedangkan motorik halus lebih fokus pada kegiatan menulis, menggambar, menggenggam. Kedua gerakan motorik ini dapat dilatih sejak kecil dan mainan lagi-lagi adalah barang yang sangat bagus untuk itu.

3. Melatih Perkembangan sosial.

Gunakanlah mainan untuk bermain dengan teman maka mainan bisa membantu anak bersosialisasi atau cara lain yang bisa dilakukan adalah mengajar anak berimajinasi dengan menggunakan mainannya. Dengan menganggap mainan sebagai sahabat, selain membantu daya imajinasi juga melatihnya berkomunikasi pada saat ia bermain.

4. Melatih perkembangan emosi.

Mainan bisa menjadi penyaluran emosi yang efektif. Beberapa mainan bahkan dijadikan terapi mengatur emosi pada anak yang hiperaktif dan autis. Menendang, melempar, memukul adalah terapi emosi yang bisa diajarkan mainan untuk anak kita.

5. Melatih perkembangan kognitif.

Perkembangan kognitif adalah perkembangan anak yang berkenaan dengan perkembangan pola pikir.  Pola pikir ini berkaitan aktivasi otak sebagai contoh  berhitung, membedakan bentuk suatu benda, membedakan warna.  Perkembangan kognitif ini bisa dirangsang dengan mainan agar lebih maksimal dan efektif.

6. Melatih perkembangan indra.

Perkembangan panca indra dapat dirangsang melalui mainan loh. Gunakan mainan yang sesuai dan itu dapat merangsang indra pendengaran, pengecap, penciuman dan lainnya.

Demikian manfaat mainan bagi anak. Yang perlu diingat oleh orang tua adalah mainan diberikan untuk merangsang tumbuh kembang anak maka dari itu berikanlah mainan sesuai usia anak. Maka fungsi dari mainan dapat dimaksimalkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s